Sloka-Sloka Ilmiah


Sloka-Sloka Ilmiah 2

Suryasya rasmasyah para patanti asumat (Atharvaveda VI.105.3) Sinar matahari terpancar dengan kecepatan tinggi. Adhuksat pipyusim isam urjam, suryasya sapta rasmibhih (Rgveda VIII.72.16) Tumbuh-tumbuhan memperoleh energi dari cahaya matahari. Ugra ya visa-dhusanih osadhih (Atharvaveda VIII.7.10) Tumbuh-tumbuhan menghancurkan pengaruh atmosfer yang beracun. Prajnanaya naksatra-darsam (Yajurveda XXX.10) Astronomi adalah studi tentang bintang-bintang dan planet-planet. Ahoratre pari suryam vasane (Atharvaveda XIII.2.32) Siang dan malam adalah karena cahaya matahari. Trimsad dhama vira jati, prati vastor aha dyubhih (Yajurveda III.8) Ada 30 muhurta (1 muhurta = 48 menit) dalam satu hari. Ahoratratrair vimitam trimsad-angam (Atharvaveda XIII.3.8) Satu bulan terdiri dari 30 siang dan 30 malam. Dvadasa pradhayas cakram ekam, trini nabhyani ka u tac-ciketa (Rgveda I.164.48) Ada 12 zodiak dalam satu lingkaran zodiak dan tiga poros. Citrani sakam divi rocanani sarisrpani bhuvane javani (Atharvaveda XIX.7.1) Semua konstelasi perbintangan yang bercahaya ini berputar sangat kencang. Avartayat suryo na cakram (Rgveda II.11.20) Matahari berputar seperti sebuah roda pada sumbunya. Ayam gauh prsnir akramid, asadan mataram purah, pitaram ca prayam svah (Yajurveda III.6) Bumi yang berbintik-bintik ini ada dan berputar di langit seperti seorang ibu, ia berjalan mengelilingi matahari sebagaimana seorang ayah. Avaksipan arka ulkam iva dyoh (Rgveda X.68.4) Matahari melemparkan meteor-meteor itu dari langit. Ya apa sarpam vijamana vimrgvari (Atharvaveda XII.1.37) Bumi bergerak berotasi dan bertranslasi. Hiranyam ca me, ayas ca me, syamam ca me, loham ca me, sisam ca me, trapu came (Yajurveda XVIII.13) Semoga kami mendapatkan logam-logam berikut yang terkandung di dalam bumi, yaitu emas, besi, tembaga, logam merah (tembaga), timah hitam, seng, dan timah putih. Sarvan dunamaha manih satavaro aninasat manir durnama-catanah (Atharvaveda XIX.36.1 dan 3) Ajimat satavara (asparagus racemosus) menyembuhkan penyakit bawasir (ambeien). Atho haridravesu te, harimanam ni dadhmasi (Atharvaveda I.22.4) Haridra (curcuma longa linn) menyembuhkan penyakit kuning. Ia juga menyembuhkan penyakit hati (lever). Agnim ca visvasambhuvam, apas ca visvabhesajih (Rgveda I.23.30) Api menyembuhkan semua penyakit. Air menyembuhkan semua penyakit. Sam vato vatu-arapa apa sridhah (Rgveda VIII.15.9) Udara yang segar sangat berfaedah. Ia menyingkirkan penyakit dan kuman-kuman menular. Apamivam savita savisat (Rgveda X.100.8) Sinar matahari menyingkirkan semua penyakit. Atharvanaya-asvina dadhice asvyam sirah pratyairayatam (Rgveda I.117.22) Dewa Asvin (dokter kahyangan) mengganti kepala buatan seekor kuda kepada anak laki-laki, Arthavan. Sadyo jangha ayasim vispalayai, dhane hite sartave pratyadhattam (Rgveda I.116.15) Dewa Asvin, Engkau mengganti kaki dari besi kepada Vispala, sehingga dia (wanita itu) bisa bergerak di medan pertempuran. Dikutip dari buku Sains Veda oleh I Wayan Suja,terbitan Raditya tahun 2006.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: